Tampilkan postingan dengan label Deposit pulsa tanpa potongan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Deposit pulsa tanpa potongan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Mei 2023

Bank BSI Diserang Malware, Lantas Bagaimana Nasib Duit Nasabah?

 




Berita Harian : Bank Syariah Indonesia (BSI) diduga terkena serangan virus berbahaya yang dinamai 'ransomware'. Modus dari kejahatan siber ini adalah mengunci akses korban untuk kemudian meminta tebusan.

BSI sendiri sudah eror sejak Senin (8/5) lalu, baik untuk layanan perbankan ATM maupun mobile banking. Pihak manajemen berdalih gangguan disebabkan oleh pemeliharaan sistem dan sudah berangsur pulih pada Senin sore.  Jagocuan88



Namun, hingga kini nasabah masih mengeluhkan gangguan ke mobile banking. Menteri BUMN Erick Thohir tak menampik soal isu serangan ransomware ke sistem BSI.


Menurut Pakar Keamanan Siber dan Forensik Digital, Alfons Tanujaya, ransomware akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengenkripsi data penting, backup, dan sistem yang bertujuan mengganggu jalannya perusahaan.Judi Slot Online


Dengan begitu, mau tak mau perusahaan akan membayar sejumlah uang tebusan yang diminta, demi kelangsungan operasional perusahaan.


"Jika layanan perusahaan terhenti dengan down time yang tidak wajar, di mana seharusnya hanya beberapa jam tetapi gangguannya hingga 1 hari kerja, maka patut dicurigai adanya hal yang sangat serius terjadi pada layanan tersebut," kata dia dalam keterangan tertulis yang diterima CNBC Indonesia, Rabu (10/5/2023).


"Salah satu kemungkinannya adalah aksi ransomware," ia melanjutkan.


Bank BSI Diserang Malware,  Lantas Bagaimana Nasib Duit Nasabah?


Manajemen BSI sudah memastikan bahwa dana nasabah tetap aman dan mengimbau kepada seluruh nasabah untuk tetap waspada dan berhati-hati atas segala modus penipuan maupun tindak kejahatan digital yang mengatasnamakan bank.Vios88


"Jangan pernah memberikan PIN, OTP maupun password kepada siapapun termasuk pegawai BSI. Untuk informasi lebih lanjut, nasabah dapat menghubungi BSI CALL 14040," pungkasnya.


Alfons menjelaskan perbedaan serangan siber dalam bentuk ransomware dengan hacker yang membobol akun nasabah. Pada hakikatnya, cara kerja ransomware adalah mengunci akses sehingga operasional suatu perusahaan kacau balau.



Jika sudah menerima uang tebusan yang diminta, penjahat ransomware akan membuka akses enkripsinya kembali, sehingga sistem dapat beroperasi seperti semula. Bukan uang di dalamnya yang dicuri, melainkan akses ke sistem pengelolaan uang tersebut.


Alfons mengatakan ada beberapa langkah mitigasi yang bisa dilakukan untuk menghindar dari serangan ransomware. Antara lain melakukan patching alias penambalan celah keamanan pada semua software dan hardware secara berkala.


Selain itu juga melakukan perlindungan melalui firewall yang diamankan dengan kebijakan yang konservatif dan memisahkan DMZ dengan intranet.


Terakhir, membatasi jumlah orang yang bisa mengakses intranet yang memiliki data krusial. Tujuannya mencegah kebocoran jaringan dari kelemahan user yang biasanya jadi sasaran utama penjahat siber.



"Namun, sekalipun semua usaha dilakukan tetap saja ransomware masih bisa menembus pertahanan," kata Alfons.


"Tidak ada satupun produk sekuriti yang dapat mengamankan sistem 100% dari serangan ransomware. Karena banyak ransomware dijalankan secara manual oleh operator yang berpengalaman," ia melanjutkan.

Jumat, 12 Mei 2023

video seorang pria bernama Addyat Nova maki maki polisi di batang hari seperti 'Bang Jago'

 




Berita Harian -  ke polisi di Batang Hari viral. Setelah ditangkap Addyat pun lemas tak lagi terlihat garang.

Ternyata Addyat tercatat sebagai salah satu pasien di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Jambi. Di video viral yang dilihat Berita Harian Kamis (12/5/2023), Addyat terlihat tidak terima saat ditegur oleh polisi dari Sabhara Polres Batang Hari. Bahkan dia beberapa kali mengeluarkan kata-kata makian ke polisi. Jagocuan88


Polisi yang tengah berpatroli itu tampak beberapa menenangkan pria tersebut. "Bang, kami ini cuma patroli bang," sebut polisi dalam video tersebut.


"Kalau kau memang meraso kami kasarin, oke kami minta maaf," timpal polisi.


"Kau ganggu urusan pribadi. Kau tau kau. Kau polisi aku juga polisi, payolah. Naik kau, naik kau sini," jawab pria itu sambil memaki polisi lagi. Vios88


Kasat Reskrim Polres Batanghari AKP Piet Yarsi membenarkan video viral itu. Piet mengatakan kejadian itu terjadi pada Selasa (9/5) lalu, di Lapagan Koni, Kabupaten Batang Hari.


Saat itu, dijelaskan Piet, tim Patroli Sabhara mendapat informasi dari masyarakat ada satu mobil parkir di sudut area Lapangan Koni hingga tengah malam.


Polisi kemudian mendatangi TKP dan rupanya di dalam mobil itu ada seorang pria.


"Pas patroli datang ke sana, memang ada mobil terparkir di sana. Mobil dalam keadan hidup tapi terkunci dari dalam. Saat digedor dibuka kaca itulah tadi dia marah-marah," kata AKP Piet kepada Berita Harian, Kamis (11/5/2023).


Setelah pria itu memaki-maki polisi, ia kabur pulang ke rumahnya. Pada Rabu (10/5), pria yang diketahui bernama Addyat Nova (28) berhasil ditangkap tim Satreskrim Polres Batang Hari di rumahnya.


Piet mengatakan keterangan dari orang tua pelaku, pria tersebut merupakan pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Jambi. Hal ini juga dikuatkan dengan surat berobatnya.


"Dari keterangan ortu pelaku bahwa pelaku sebagai pasien rumah sakit jiwa, hasil koordinasi sama RSJ bahwa pelaku tercatat sebagai pasien RSJ," ujar Piet.


Polisi juga melakukan tes urine terhadap pelaku. Hasil pemeriksaan urine yang bersangkutan negatif.


"Setelah pelaku diamankan dilakukan pemeriksaan dengan hasil pemeriksaan bahwa hasil pemeriksaan urine dengan hasil negatif," tuturnya.


Baca Juga >  Jaman Edan Tolak Jemput Kakak Ipar Untuk Bukber, Wanita Berakhir Diceraikan Suami


AKP Piet mengatakan terhadap Addyat akan dilakukan observasi hingga 14 hari ke depan. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan dokter ahli dari RSJ Jambi untuk mengambil visum psikiateri atau kejiwaan.


"Tujuan untuk mengetahui apakah pelaku bisa dimintai pertanggung jawaban hukum," tambahnya.